<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving and Interchange DTD v1.3 20210610//EN" "JATS-archivearticle1-3.dtd">
<article article-type="research-article" dtd-version="1.3" xml:lang="en" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:mml="http://www.w3.org/1998/Math/MathML">
  <front>
    <journal-meta>
      <journal-id journal-id-type="actanova-preservation">Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital</journal-id>
      <journal-title-group>
        <journal-title>Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital</journal-title>
      </journal-title-group>
      <issn pub-type="epub">3026-5886</issn>
      <publisher>
        <publisher-name>Indonesian Journal Publisher</publisher-name>
      </publisher>
    </journal-meta>
    <article-meta>
      <article-id pub-id-type="publisher-id">peran-keterampilan-sosial-membentuk-hubungan-yang-sehat-dalam-mempengaruhi-interaksi-sosial-di-lingkungan-sosial</article-id>
      <article-id pub-id-type="doi">10.47134/jbkd.v1i3.2695</article-id>
      <title-group>
        <article-title>Peran Keterampilan Sosial Membentuk Hubungan yang Sehat Dalam Mempengaruhi Interaksi Sosial di Lingkungan Sosial</article-title>
      </title-group>
      <contrib-group>
        <contrib contrib-type="author">
          <name>
            <surname>Sangaswari</surname>
            <given-names>Galuh Oktianjani</given-names>
          </name>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="author">
          <name>
            <surname>Syaifullah</surname>
            <given-names>Husen Indarno</given-names>
          </name>
          <xref ref-type="aff" rid="aff1">1</xref>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="author">
          <name>
            <surname>Ibrahim</surname>
            <given-names>Mochamad Dzkri Malik</given-names>
          </name>
          <xref ref-type="aff" rid="aff1">1</xref>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="author">
          <name>
            <surname>Sumarni</surname>
            <given-names>Neng</given-names>
          </name>
          <xref ref-type="aff" rid="aff1">1</xref>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="author">
          <name>
            <surname>Dwiyanti</surname>
            <given-names>Siti Khafifah</given-names>
          </name>
          <xref ref-type="aff" rid="aff1">1</xref>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="author">
          <name>
            <surname>Rakhman</surname>
            <given-names>Arief</given-names>
          </name>
          <xref ref-type="aff" rid="aff1">1</xref>
        </contrib>
        <aff id="aff1">
          <label>1</label>
          <institution>1</institution>
        </aff>
      </contrib-group>
      <pub-date pub-type="epub">
        <day>14</day>
        <month>06</month>
        <year>2024</year>
      </pub-date>
      <volume>1</volume>
      <issue>3</issue>
      <fpage>10</fpage>
      <lpage>10</lpage>
      <permissions>
        <copyright-statement>© 2024 Indonesian Journal Publisher</copyright-statement>
        <copyright-year>2024</copyright-year>
        <license license-type="open-access" xlink:href="https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/">
          <license-p>This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License.</license-p>
        </license>
      </permissions>
      <abstract>
        <p>Komunikasi adalah elemen dasar dalam kehidupan sosial manusia yang berperan penting dalam membentuk dan memelihara hubungan antarindividu. Dalam lingkungan tetangga, komunikasi yang efektif menjadi kunci untuk menciptakan hubungan yang harmonis dan sehat. Penelitian ini mengkaji peran komunikasi dalam membentuk hubungan yang sehat serta pengaruhnya terhadap interaksi sosial di lingkungan tetangga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus yang berfokus pada contoh nyata dari interaksi tetangga di Sidoarjo, Jawa Timur. Studi kasus ini memberikan gambaran yang mendalam tentang bagaimana komunikasi, atau kekurangannya, mempengaruhi hubungan antar tetangga.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang terbuka, jujur, dan efektif antar tetangga dapat meningkatkan kepercayaan, kebersamaan, dan kekompakan. Komunikasi yang baik memungkinkan individu untuk berbagi informasi, pendapat, dan perasaan secara efektif, yang membantu dalam membangun kepercayaan dan kebersamaan. Selain itu, kegiatan sosial yang melibatkan semua anggota lingkungan, seperti acara kebersamaan atau gotong royong, dapat memperkuat ikatan sosial dan meningkatkan kualitas interaksi antar tetangga. Penelitian ini juga menemukan bahwa faktor-faktor seperti kesadaran hukum, moral, sosial, dan pendidikan berperan penting dalam mempengaruhi kualitas interaksi antar tetangga. Kurangnya kesadaran dalam aspek-aspek ini dapat menyebabkan konflik dan kerusakan hubungan.</p>
      </abstract>
      <kwd-group kwd-group-type="author">
        <kwd>Komunikasi</kwd>
        <kwd>Interaksi</kwd>
        <kwd>Konflik</kwd>
        <kwd>Tetangga</kwd>
        <kwd>Kebersamaan</kwd>
        <kwd>sosial</kwd>
        <kwd>tetangga</kwd>
        <kwd>hubungan</kwd>
        <kwd>komunikasi</kwd>
        <kwd>interaksi</kwd>
        <kwd>lingkungan</kwd>
      </kwd-group>
      <self-uri content-type="pdf" xlink:href="/journals/articles/peran-keterampilan-sosial-membentuk-hubungan-yang-sehat-dalam-mempengaruhi-interaksi-sosial-di-lingkungan-sosial/pdf-stream" />
      <self-uri content-type="html" xlink:href="/journals/articles/peran-keterampilan-sosial-membentuk-hubungan-yang-sehat-dalam-mempengaruhi-interaksi-sosial-di-lingkungan-sosial/html" />
    </article-meta>
  </front>
  <body>
    <sec id="sec1">
      <title>Full Text &amp; Preserved Archival Statement</title>
      <p>Komunikasi adalah elemen dasar dalam kehidupan sosial manusia yang berperan penting dalam membentuk dan memelihara hubungan antarindividu. Dalam lingkungan tetangga, komunikasi yang efektif menjadi kunci untuk menciptakan hubungan yang harmonis dan sehat. Penelitian ini mengkaji peran komunikasi dalam membentuk hubungan yang sehat serta pengaruhnya terhadap interaksi sosial di lingkungan tetangga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus yang berfokus pada contoh nyata dari interaksi tetangga di Sidoarjo, Jawa Timur. Studi kasus ini memberikan gambaran yang mendalam tentang bagaimana komunikasi, atau kekurangannya, mempengaruhi hubungan antar tetangga.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang terbuka, jujur, dan efektif antar tetangga dapat meningkatkan kepercayaan, kebersamaan, dan kekompakan. Komunikasi yang baik memungkinkan individu untuk berbagi informasi, pendapat, dan perasaan secara efektif, yang membantu dalam membangun kepercayaan dan kebersamaan. Selain itu, kegiatan sosial yang melibatkan semua anggota lingkungan, seperti acara kebersamaan atau gotong royong, dapat memperkuat ikatan sosial dan meningkatkan kualitas interaksi antar tetangga. Penelitian ini juga menemukan bahwa faktor-faktor seperti kesadaran hukum, moral, sosial, dan pendidikan berperan penting dalam mempengaruhi kualitas interaksi antar tetangga. Kurangnya kesadaran dalam aspek-aspek ini dapat menyebabkan konflik dan kerusakan hubungan.</p>
    </sec>
  </body>
  <back>
    <ack>
      <p>Digitally preserved and archived by ActaNova Digital Archival &amp; Preservation Network (Permanent Archival Node: https://actanova.mediadigitalpublikasi.com/journals).</p>
    </ack>
  </back>
</article>